Tampilkan postingan dengan label Penginstalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penginstalan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Maret 2017

Laporan 2 Jarkom: Instalasi dan Metode Penggunaan Cisco Packet Tracer

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
INSTALASI CISCO PACKET TRACER DAN MENJALANKANNYA SECARA SEDERHANA




Disusun oleh :
Dwiky Samuel ( 064001600018 )
Muhammad Iqbal ( 064001600005 )
Niko Putra ( 065001600008 )
Yusuf Alvino ( 064001600014 )


TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS TRISAKTI
JAKARTA
2017




A. Tujuan Praktikum

Tujuan praktikum ini adalah agar praktikan dapat menginstall Packet Tracer dan mengoprasikan Packet Tracer secara sederhana.




B. Teori Percobaan

Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

Packet Tracer terbaru yaitu versi 6.2. Dalam versi ini dapat mensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar RIP, OSPF, dan EIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA yang berlaku, sehingga bila dilihat sekilas software ini bertujuan untuk kelas CCNA.

Taget Packet Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun terdapat beberapa batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan pada alat aslinya yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga Packet Tracer tidak bisa digunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Dengan keluarnya versi 6, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang bukan termasuk kurikulum CCNA, akan tetapi termasuk kurikulum CCNP.



C. Langkah-Langkah installasi cisco packet tracer

1. Buka file download Cisco Paket Tracer



2. Setelah dibuka file downloadnya akan muncul tampilan setup, klik next

3. Muncul license Agreement, klik “I Accept the agreement” lalu klik next

4.  Muncul select destination location, disini bisa menentukan lokasi penyimpanan program    lalu klik next

5. Muncul select start menu folder, klik next

6. Muncul select additional tasks, ceklis “create a quick launch icon” untuk membuat ikon peluncuran cepat, lalu next

7. Muncul Ready to install, klik install

8. Muncul Installing yang artinya sedang mengistal tunggu beberapa saat

9. Muncul perintah untuk menyalakan ulang computer, klik ok

10. Proses installasi telah selesai, klik finish

11. Cisco packet tracer sedang berjalan


12.  Masukkan email dan password yang anda gunakan ketika mengdownload di web cisco packet tracer

13. Setelah masuk, ini lah tampilan cisco packet tracer yang berhasil terinstall



D. Langkah-Langkah mengoprasikan cisco packet tracer secara sederhana.
1. Klik switches yang berada di bawa kiri


2. Klik dan drag genetic ke layar putih cisco packet tracer

3. setelah itu ke end divice lalu kelik home, setelah itu Klik dan drag genetic yang bergambar komtuter

4. Dan juga klik dan drag gambar seperti server

5. Klik Connection yang bergambar petir di bawah kiri, selanjutnya pilih kabel copper straight – through


6.  Sambungkan Kabelnya ke semua perangkat dengan opsi FastEthernet0 untuk menyambungkan jaringan


7. Klik server untuk mengkonfigurasikan antar computer, akan muncul seperti gambar berikut


8. 
Klik tab services selanjutnya klik DHCP







9. Nyalakan DHCP dengan klik on, isi Start IP Address dengan IP:192.168.1.1 dan Subnet Mask: 255.255.255.0 lalu klik save


10. Masuk ke tab Config lalu ke FastEthernet0 ke IP configuration pencet static lalu isi kembali IP Address dan subnet Config nya, lalu close


11. Setelah itu klik perangkat computer masuk ke tab config lalu pencet fastEthernet0


12. ke IP Configuration klik DHCP, makan IP Address dan Subnet Mask akan terisi sendiri


13. Jaringan sudah tersambung, sekarang mengsimulasikannya dengan mengklik gambar pesan di kanan lalu klik computer yang ingin mengirim pesan


14. Untuk menjalankan simulasi pesannya kelik simulation panel yang berada di pojok kanan


15. Setelah itu klik Auto Capture / Play, simulasi telah berjalan.


Kesimpulan
Berdasarkan hasil praktik tadi , Packet tracer berfungsi untuk merancang sebuah sistem atau topologi jaringan yang akan di terapkan pada dunia nyata/kerja, dengan packet tracer kita dapat mengurangi penggunaan biaya yang dibutuhkan untuk membangun suatu jaringan, dan menghemat waktu.

Untuk lebih jelasnya, bisa melhat link youtube dibawah ini:

https://www.youtube.com/watch?v=WtjM0479Hfs

Laporan 2 Orkom: Instalasi LINUX dan Windows 7 melalui VMware

LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER DAN SISTEM OPERASI
 INSTALASI LINUX UBUNTU DAN WINDOWS 7 MENGGUNAKAN VMWARE



Disusun oleh :
Dwiky Samuel ( 064001600018 )
Muhammad Iqbal ( 064001600005 )
Niko Putra ( 065001600008 )
Yusuf Alvino ( 064001600014 )


TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS TRISAKTI
JAKARTA
2017








A. TUJUAN

Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum dua matakuliah Organisasi Komputer dan Sistem Operasi. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam instalasi software Linux Ubuntu dan Windows menggunakan VMWare dan penggunaan sederhananya.



B. TEORI PERCOBAAN

Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluargasistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis.
Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd. Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.


C. Langkah – Langkah Menginstall Windows 7 dalam VMware:
1.              Pertama, klik VMware untuk membuka aplikasi tersebut
2.              Ketika VMWare sudah dibuka, klik  “Create a New Virtual Machine”.


3.  Muncul New Virtual Machine Wizard, pilih I will install the operating system later. Kemudian klik ’’Next”.


4.     Pilih OS (Microsoft Windows) dan versinya (Windows 7 x64) yang akan diinstall., kemudian klik “Next”.



5.     Tentukan lokasi Virtual Machine Anda, lalu klik ’’Next’’


6. Tentukan kapasitas disk untuk Windows 7 - nya


7.  Sebelum Windows 7 terinstall, kita men-setting hardwarenya terlebih dahulu. Klik “Customize Hardware”


8. Pilih ’’New CD/DVD’’, lalu pilih “use ISO image file’’. Klik ’’Browser’’ untuk mencari dimana Windows 7-nya kita simpan, lalu klik open. Jika sudah kita atur, klik ’’close’’. Kemudian klik ’’Finish’’.


9.  Windows 7 x64 sudah ada ditampilan VMWare


10. Selanjutnya kita install system windows 7-nya. Klik ’’Play Virtual Machine’’.

11. Tunggu beberapa saat, maka akan muncul tampilan Install Windows. Pilih bahasa yang diinginkan. Kemudian klik ’’Next’’


12.  Klik "Install Now"


13. Muncul tampilan Microsoft Software License Terms. Klik ’’I accept the license terms’’. Lalu klik ’’Next’’


14. Pilih tipe instalasinya. Klik ’’Custom (Advanced)”



15. 1.     Tentukan tempat Windows akan diinstall. Lalu Klik “Drive Option (advanced)”


16. 1.     Klik “New”. Lalu atur size yang diinginkan. Klik “Apply”. Kemudian, klik Ok


17. 1.     Jika ukurannya sudah ditentukan. Klik “Next”


18. Tunggu beberapa saat karena karena computer Anda akan merestart Windows tersebut




19. Setelah Windows sudah direstart dengan sendirinya, maka isi data akun Windows Anda




20. Ketika ada perintah untuk memasukkan PRODUCT KEY, maka klik “Skip”



21.  Klik “Ask Me Later”


22.Atur Time Zone, Date dan Timenya. Lalu klik “Next”


23. Tentukan Network’s location yang Anda Inginkan. Klik pilihan Anda dan tunggu proses yang sedang berjalan





24. Windows 7 sudah terinstall dengan menggunakan aplikasi VMWare







D.   Langkah – langkah Installasi Linux Ubuntu
1.    Buka Aplikasi VMware lalu klik “create a new virtual machine”


2.    Kemudian Pilih “I will instal operating system later”



3.    Lalu klik next


4.    Operating systemnya pilih “Linux” dan versionnya pilih “Ubuntu 64-Bit”


5.    Klik “browse” untuk menentukan lokasi installasi linux Ubuntu


6.    Setelah itu klik “next”


7.    Tentukan besar penyimpanannya setelah itu klik “next”


8.    Pilih “costumize hardware”


9.    Lalu pilih “new CD/DVD”


10. Setelah itu pilih “use ISO image file” setelah itu klik “Browse”


11. Kemudian klik “close”


12. Setelah itu klik “Finish”



13. Virtual machine sudah jadi, klik “play virtual machine”


14. Pilih bahasa terlebih dahulu setelah itu klik “Install Ubuntu”


15. Pilih “install third party software” kemudian klik “continue”


16. Pilih “erase disk and install Ubuntu” kemudian klik “Install Now”


17. Pilih lokasi kita berada kemudian klik “continue”


18. Pilih tampilan keluaran keyboard sesuai keinginan setelah itu klik tab lalu “next”


19. Masukkan user name dan password sesuai keinginan kemudian klik tab 3 kali lalu “next”


20. Tunggu sampai pengcopyan file Ubuntu selesai


21. Setelah pengcopyan selesai, kemudian klik “Restart Now”  agar Ubuntu bisa dijalankan


22. Setelah proses merestart Ubuntu sudah selesai, masukkan password yang telah dibuat tadi


23. Proses Installan linux Ubuntu sudah selesai, di bawah ini adalah tampilan desktop dari linux Ubuntu




KESIMPULAN
                Setelah melakukan berbagai metode yang sudah tersedia, kita dapat melakukan pemasangan sistem operasi Windows dan Linux di dalam satu Laptop yang sudah terinstal sistem operasi tanpa melakukan dual boot instal maupun instal ulang sistem operasi dengan menggunakan software virtual machine VMWare.
                Metode tersebut dapat meminimalisir berbagai macam kerugian, seperti missing data hingga hang. Maka dari itu, metode pemasangan Windows dan Linux menggunakan virtual machine memiliki banyak keunggulan/kelebihan yang  bermanfaat bagi kita.

Untuk lebih jelasnya bisa di liat di youtube dengan link dibawah ini: