Tampilkan postingan dengan label laporan 5. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label laporan 5. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Maret 2017

Laporan Organisasi Komputer dan Sistem Operasi 5: Regedit

LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER DAN SISTEM OPERASI
PROGRAM REGEDIT


Disusun Oleh Kelompok G :
Dwiky Semuel
NIM: 064001600018
Muhammad Iqbal
NIM: 064001600005
Niko Putra
NIM: 065001600008
Yusuf Alvino Riondi     
NIM: 064001600014




Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017

i. Tujuan Praktikum
Untuk mengetahui dan menjalankan Program Regedit.

ii. Teori Singkat
Regedit adalah database hirarki yang digunakan untuk mengatur informasi yang dibutuhkan oleh Sistem Windows..regedit menampilkan Registry ke dalamformat yang hampir mirip dengan Windows Explorer yang sering anda gunakan. Di dalam regedit tersebut anda dapat mengedit informasi untuk sistem semau anda..tetapi tidak bisa sembarangan. Dan harus mengetahui apa fungsi dari setiap informasi yang ada pada regedit.

iii. Langkah-langkah  
1.      Klik Start, Buka Regedit.


2.      Pilih HKEY_LOKAL_MACHINE


3.      Kemudian Pilih Software.


4.      Setelah itu klik Microsoft.


5.      Lalu Pilih Windows.


6.      Pilih yang Current Version.


7.      Klik Policies.


8.      Yang terakhir pilih Explorer.


9.      Kemudian kita buat folder baru, klik new pilih yang DWORD


10.  Ganti Namanya Menjadi noControlPanel.


11.  Value datanya diganti menjadi 1, agar regeditnya bisa aktif. Setelah itu restart PC anda.


12.  Setelah PC di restar kita buka Control Panel.



13.  Dan sekarang Control Panelnya sudah tidak bisa terbuka, percobaan berhasil.



iv. Kesimpulan
Registry Windows merupakan pusat database untuk pengaturan konfigurasi aplikasi dan informasi yang diperlukan oleh aplikasi. Memiliki fungsi mengatur bagaimana hardware dan software computer dapat berjalan dan dapat menatanya sesuai dengan keinginan pengguna, dan semua pengaturan tersebut diatur dalam bentuk key. Registry pada komputer harus dibersihkan agar komputer tidak mengalami kerusakan dan juga mengoptimalkan kerjanya. Ada banyak situs online menyediakan software registry cleaner untuk membantu proses pembersihan.

Untuk melihat tugas Lab, klik Tugas Lab

Untuk melihat video Praktikum 5 bisa dilihat disini.

Laporan Jaringan Komputer 5: VLAN

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN VLAN



Disusun Oleh Kelompok I :
Dwiky Semuel
NIM: 064001600018
Muhammad Iqbal
NIM: 064001600005
Niko Putra
NIM: 065001600008
Yusuf Alvino Riondi     
NIM: 064001600014


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017



I. Tujuan

Mampu memahami tentang VLAN dan mensetting VLAN.


Pertanyaan
1. Apakah yang dimaksud dengan VLAN?
VLAN (Virtual Local Network) merupakan pengembangan dari LAN. VLAN adalah suatu model jaringan mirip LAN namun tidak terbatas pada lokasi fisik. Oleh karena itu jaringan ini dapat dikonfigurasi secara virtual tidak bergantung pada lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation. Alat yang menjadi kunci utama sehingga jaringan dapat dikonfigurasi secara logic adalah switched. 

2. Bagaimanakah VLAN diimplementasikan?
Implementasi VLAN sebagai alternatif untuk mengurangi broadcast pada jaringan. VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode(tipe) yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC address dan sebagainya. Semua informasi yang mengandung penandaan atau pengalamatan suatu VLAN disimpan dalam suatu database(tabel), jika pendaannya berdasarkan port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang digunakan VLAN. Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan switch/brigde yang manageable atau yang bisa di atur. Switch/brigde inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama. Switch /bridge memiliki informasi yang sama. Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya., atau dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software) yang berfungsi mencatat atau menandai suatu VLAN berdasarkan workstation yang didalamnya untuk menghubungkan antar VLAN dibutuhkan router.

II .Terori Singkat
Virtual LAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.

III. Langkah - Langkah 
1. Hubungkan 5 pc dengan 3 switch seperti gambar di bawah ini :


2. Ketikkan IP address pada masing-masing PC seperti : 
Pc 0 : 192.168.10.20 
Pc 1 : 192.168.20.21 
Pc 2 : 192.168.30.22 
Pc 3 : 192.168.10.23 
Pc 4 : 192.168.20.24                    
Pc 5 : 192.168.30.25








3. Setelah melakukan pensettingan IP pada Pc. Klik Switch0 – config – VLAN atabase. Setelah melakukan pensettingan IP pada Pc. Klik Switch0 – config – VLAN database. Pada kolom VLAN number dan VLAN name isikan dengan:
VLAN number : 10                    VLAN number : 20                  VLAN number : 30 
VLAN name : mahasiswa1       VLAN name : dosen1             VLAN name : trisaktiA
Lalu klik Add jika sudah mengetikkan VLAN database pada switch0.





4. Lakukan hal sama pada switch1. Pilih config-VLAN database.
VLAN number : 10                  VLAN number : 20      VLAN number : 30
VLAN name : mahasiswa2      VLAN name : dosen2  VLAN name : trisaktiB
Lalu pilih Add setelah memasukkan VLAN number dan VLAN name.





5. Klik switch2. Lalu pilih config – VLAN database
VLAN number : 10                    VLAN number : 20                  VLAN number : 30 
VLAN name : mahasiswa3        VLAN name : mahasiswa3      VLAN name : trisaktiC 
Lalu klik add setelah memasukkan VLAN number dan VLAN name.





6. Klik kembali switch0. Pilih confic – FastEthernet 0/1 dan FastEthernet 0/4  pada kolom access di ubah menjadi Trunk



Sedangkan untuk Fastethernet 0/2 dan FastEthernet 0/3 tidak usah diubah.

7. Klik switch1. Pilih confi lalu FastEthernet 0/1, FastEthetnet 0/2, dan FastEthernet
0/4pada kolom access diubah menjadi Trunk. Dan pada FastEthernet 0/3 tidak perlu
diubah.

8. Klik switch2. Pilih config lalu Fastethernet 0/1 pada kolom access diubah menjadi trunk
dan untuk lainnya tidak perlu diubah.

9. Klik switch0 – pilih CLI. Lalu ketikkan exit (lalu enter) lakukan hal ini 2 kali. Setelah itu 
ketikkan show vlan brief.



10.  Setelah mensetting semuanya. Maka dapat dilakukan pengecekkan paket data yang dikirim apakah berhasil atau tidak. Dengan cara mengirimkan paket data dari satu pc ke pc lainnya.


              

IV. KESIMPULAN
Sebelum memahami Virtual LAN, suatu pengertian khusus mengenai definisi suatu LAN diperlukan. Sebuah LAN meliputi semua piranti jaringan yang berada pada satu broadcast domain. Suatu broadcast domain meliputi sekelompok piranti jaringan yang terhubung dalam suatu jaringan LAN yang bisa mengirim frame broadcast, dan semua piranti lainnya dalam satu segmen LAN yang sama akan menerima salinan frame broadcast tersebut. jadi bisa dikatakan bahwa suatu jaringan LAN dan suatu broadcast domain pada prinsipnya adalah hal yang sama.

Tanpa VLAN, sebuah Switch akan memperlakukan semua interface pada Switch tersebut berada pada broadcast domain yang sama – dengan kata lain, semua piranti yang terhubung ke Switch berada dalam satu jaringan LAN. Dengan adanya VLAN, sebuah switch bisa mengelompokkan satu atau beberapa interface (baca port) berada pada suatu VLAN sementara interface lainnya berada pada VLAN lainnya. Jadi pada dasarnya, Switch membentuk beberapa broadcast domain. Masing-masing broadcast domain yang dibuat oleh Switch ini disebut virtual LAN.

Untuk melihat tugas Lab, klik Tugas Lab


Untuk melihat video Praktikum 5 bisa dilihat disini.