Minggu, 11 Juni 2017

Tugas Mandiri Organisasi Komputer dan Sistem Operasi 1: TASM

LAPORAN TUGAS MANDIRI 
ORGANISASI KOMPUTER DAN SISTEM OPERASI
TASM



Disusun Oleh :

  
Nama : Dwiky Semuel
Nim : 064001600018

Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017
















DESKRIPSI
Membuat program Kartu Nama menggunakan bahasa pemrograman (assembly) via TASM
KOMPETENSI DASAR
1. Memahami TASM dalam sistem operasi Microsoft Windows 7 32-bit.
2. Memahami fungsi TASM.
3. Memahami bahasa asembly.
TEORI SINGKAT
Turbo Assembler (TASM) merupakan perangkat lunak bahasa pemrograman Assembly yang dikembangkan Borland untuk komputer personal yang kompatibel dengan IBM, umumnya berbasis prosesor x86. Perangkat lunak ini diperdagangkan oleh Borland sebagai sebuah produk mandiri, atau dipaketkan bersama produk perangkat lunak bahasa pemrograman tingkat tinggi yang juga dikembangkan Borland, biasanya produk untuk tingkat mahir seperti (Borland Pascal, atau Borland C++), dan memiliki integrasi yang sangat baik dengan bahasa-bahasa pemrograman tingkat tinggi tersebut. Dengan berakhirnya era kejayaan keluarga Turbo, Turbo Assembler saat ini sudah tidak lagi dikembangkan oleh Borland.

LAB SETUP
·         1 buah PC.
·         Sistem Operasi Microsoft (Windows 7 32-bit).
      LANGKAH-LANGKAH
1. Download dulu file TASM diinternet. File tersebut berbentuk file rar, lalu extract ke C:/Users/Niko/. Bila sudah selesai, maka akan mucnul seperti gambar dibawah ini.

 2. Setelah itu, masuk ke Notepad. Buatlah source code berdasarkan bahasa Assembly dengan baik dan benar.


3. Setelah selesai membuat source code, Simpan file lewat Save as. Lalu pilih kedalam directory TASM yang ada pada Local Disk C:. Jangan lupa untuk memberi nama file sesuka hati ditambah ".asm" dibelakangnya.

4. Setelah menyimpan source code. Buka command prompt. Maka akan muncul tampilan seperti berikut ini.


5. Setelah itu, ketik cd tasm untuk mengganti directory ke folder TASM yang kita taruh pada Local Disk C: sebelumnya.


6. Ketik "tasm nama_file" untuk mengcompile file yang tadi kita buat lewat notepad.


7. Apabila output yang keluar seperti yang diatas, lanjutkan dengan mengetik "tlink/t nama_file" Command ini berfungsi untuk menjalankan file kita tadi.


8. Apabila output yang keluar seperti yang diatas, lanjutkan dengan mengetik  "nama_file" Command ini berfungsi untuk  mengeksekusi program .exe yang kita buat. Apabila berhasil, maka akan keluar output sebagai berikut.

9. Apabila output yang keluar seperti yang diatas, lanjutkan dengan mengisi kalimat sesuai keinginan, maka akan menghasilkan output seperti di bawah.

Untuk video, klik disini
DESKRIPSI
Membuat program Kartu Nama menggunakan bahasa pemrograman (assembly) via TASM

KOMPETENSI DASAR
1. Memahami TASM dalam sistem operasi Microsoft Windows 7 32-bit.
2. Memahami fungsi TASM.
3. Memahami bahasa asembly.

TEORI SINGKAT
Turbo Assembler (TASM) merupakan perangkat lunak bahasa pemrograman Assembly yang dikembangkan Borland untuk komputer personal yang kompatibel dengan IBM, umumnya berbasis prosesor x86. Perangkat lunak ini diperdagangkan oleh Borland sebagai sebuah produk mandiri, atau dipaketkan bersama produk perangkat lunak bahasa pemrograman tingkat tinggi yang juga dikembangkan Borland, biasanya produk untuk tingkat mahir seperti (Borland Pascal, atau Borland C++), dan memiliki integrasi yang sangat baik dengan bahasa-bahasa pemrograman tingkat tinggi tersebut. Dengan berakhirnya era kejayaan keluarga Turbo, Turbo Assembler saat ini sudah tidak lagi dikembangkan oleh Borland.

LAB SETUP
·         1 buah PC.
·         Sistem Operasi Microsoft (Windows 7 32-bit).


      LANGKAH-LANGKAH
1. Download dulu file TASM diinternet. File tersebut berbentuk file rar, lalu extract ke C:/Users/Niko/. Bila sudah selesai, maka akan mucnul seperti gambar dibawah ini.


 2. Setelah itu, masuk ke Notepad. Buatlah source code berdasarkan bahasa Assembly dengan baik dan benar.


3. Setelah selesai membuat source code, Simpan file lewat Save as. Lalu pilih kedalam directory TASM yang ada pada Local Disk C:. Jangan lupa untuk memberi nama file sesuka hati ditambah ".asm" dibelakangnya.


4. Setelah menyimpan source code. Buka command prompt. Maka akan muncul tampilan seperti berikut ini.


5. Setelah itu, ketik cd tasm untuk mengganti directory ke folder TASM yang kita taruh pada Local Disk C: sebelumnya.


6. Ketik "tasm nama_file.asm" untuk mengcompile file yang tadi kita buat lewat notepad.


7. Apabila output yang keluar seperti yang diatas, lanjutkan dengan mengetik "tlink/t nama_file.asm" Command ini berfungsi untuk membuat file bertipe ".obj" untuk file kita tadi.


8. Apabila output yang keluar seperti yang diatas, lanjutkan dengan mengetik "tlink nama_file.obj" Command ini berfungsi untuk membuat file yang kita buat menjadi sebuah program yang siap dieksekusi atau ".exe"



9. Apabila output yang keluar seperti yang diatas, lanjutkan dengan mengetik "nama_file.exe" Command ini berfungsi untuk mengeksekusi program .exe yang kita buat. Apabila berhasil, maka akan keluar output sebagai berikut.


Untuk video (praktikum sendiri), klik disini.
Untuk video (kelompok), klik disini.

Sabtu, 03 Juni 2017

Laporan Jaringan Komputer 12: CDP (Cisco Discovery Protocol)

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
CISCO DISCOVERY PROTOCOL (CDP)



Disusun Oleh Kelompok I :



Dwiky Semuel
NIM: 064001600018

Muhammad Iqbal
NIM: 064001600005

Niko Putra
NIM: 065001600008

Yusuf Alvino Riondi     
NIM: 064001600014


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017


i. Tujuan Praktikum
Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum dua belas matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam membuktikan percobaan mengkonfigurasikan CDP (cisco discovery protocol).


ii. Teori Percobaan
Cisco Discovery Protocol (CDP) adalah tool yang berguna untuk mengatasi incomplete atau innaccurate netwrok. CDP adalah media dan protocol independent, CDP hanya menampilkan informasi tentang koneksi perangkat cisco yang terhubung langsung.


iii. Langkah-Langkah Percobaan

1. Pengaturan CLI di Swith0.
ketik :
Switch>en
Switch#conf t 
Switch(config)#do sh cdp


2. Pengaturan CLI di Swith1.
ketik :


Switch>en

Switch#conf t
Switch(config)#cdp run
Switch(config)#int ran fa0/1-2 
Switch(config-if-range)#cdp enable
Switch(config-if-range)#do sh cdp


3. Buka CLI pada Swith1.
Untuk melihat perangkat tetangga ketik :
Switch#sh dcp neighbors


Untuk video, klik disini.

Laporan Jaringan Komputer 11: Frame Relay

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
FRAME RELAY



Disusun Oleh Kelompok I :



Dwiky Semuel
NIM: 064001600018

Muhammad Iqbal
NIM: 064001600005

Niko Putra
NIM: 065001600008

Yusuf Alvino Riondi     
NIM: 064001600014


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017

i. Tujuan Praktikum
Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum sebelas matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam membuktikan percobaan Frame Relay.


ii. Teori Percobaan
Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Frame relay adalah teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang telah digunakan pada ribuan jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan LAN, SNA, Internet dan bahkan aplikasi suara/voice

Frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui “virtual circuit” sampai tujuan.

iii. Langkah-Langkah Percobaan


1. Buatlah topologi seperti berikut ini.
2. Atur Ip Address semua PC dan Gatway
PC
PC 0
192.168.10.5/24
PC1
192.168.10.6/24
PC2
192.168.20.5/24
PC3
192.168.20.6/24
Gatway : 10.0.0.1



3. Pengaturan pada router 
Untuk konfigurasi ip address dan frame relay Router, klik icon router dan masukan perintah berikut pda mode CLI router :

Head Office
Router>enable
Router#configure terminal 
Router(config)#hostname HeadOffice
HeadOffice(config)#interface se2/0 
HeadOffice(config-if)#ip address 10.0.0.1 255.0.0.0 
HeadOffice(config-if)#encapsulation frame-relay 
HeadOffice(config-if)#frame-relay lmi-type ansi 
HeadOffice(config-if)#frame-relay inte 
HeadOffice(config-if)#frame-relay interface-dlci 50 
HeadOffice(config-if)#no shutdown 
HeadOffice(config-if)#exit 
HeadOffice(config)#interface fastEthernet 0/0 
HeadOffice(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0 
HeadOffice(config-if)#no shutdown 
HeadOffice(config-if)#exit 


Branch Office
Router>enable 
Router#configure terminal 
Router(config)#hostname BranchOffice
BranchOffice(config)#interface serial 2/0 
BranchOffice(config-if)#ip address 10.0.0.2 255.0.0.0 
BranchOffice(config-if)#clock rate 64000 
BranchOffice(config-if)#encapsulation frame-relay 
BranchOffice(config-if)#frame-relay lmi-type ansi 
BranchOffice(config-if)#frame-relay interface-dlci 60 
BranchOffice(config-if)#no shutdown 
BranchOffice(config-if)#exit 
BranchOffice(config)#interface fastEthernet 0/0 
BranchOffice(config-if)#ip address 192.168.20.1 255.255.255.0 
BranchOffice(config-if)#no shutdown 
BranchOffice(config-if)#exit 



4. Pengaturan pada clound
Klik icon Cloud, karena kabel serial dari head office tersambung ke se0 dari Cloud maka kita daftarkan DLCI milik Head Office (50) kedalam interface se0 milik Cloud dan tentukan juga jenis LMI nya.

Dan untuk se1 Cloud yang terhubung dengan kabel serial milik Branch Office, daftarkan DLCI milik Branch Office (60) kedalam interface se1 milik Cloud dan tentukan juga jenis LMI nya.


Klik pada bagian connection, Frame Relay.. seting interfacenya menjadi 
Serial0 | HeadOffice <--> Serial1 | BrachOffice, kemudian klik add.


5. Mengatur konfigurasi Routing Protocol
Klik kembali router dan masukan perintah konfigurasi berikut pada CLI :
Head Office
HeadOffice(config)#router rip 
HeadOffice(config-router)#version 2
HeadOffice(config-router)#network 10.0.0.0
HeadOffice(config-router)#network 192.168.10.0
HeadOffice(config-router)#network 192.168.20.0 
HeadOffice(config-router)#exit 
HeadOffice(config)#exit 
HeadOffice#copy running-config startup-config 
Destination filename [startup-config]? 
Building configuration... 
[OK] 


Branch Office
BranchOffice(config)#router rip
BranchOffice(config-router)#version 2
BranchOffice(config-router)#network 10.0.0.0
BranchOffice(config-router)#network 192.168.20.0 
BranchOffice(config-router)#network 192.168.10.0 
BranchOffice(config-router)#exit 
BranchOffice(config)#exit 
BranchOffice#copy running-config startup-config 
Destination filename [startup-config]?
Building configuration... 
[OK] 

5. Test Koneksi
lakukan test koneksi pada comenpromt pc 0, masukan ping pc 1.





Untuk video, klik disini.