Tampilkan postingan dengan label email. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label email. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Juni 2017

Tugas Mandiri Jaringan Komputer 1: Setting Mail Server via Webmain di LINUX

LAPORAN TUGAS MANDIRI 
ORGANISASI KOMPUTER DAN SISTEM OPERASI
SETTING MAIL SERVER VIA WEBMAIN  DI LINUX


Disusun Oleh Kelompok I :



Dwiky Semuel
NIM: 064001600018

Muhammad Iqbal
NIM: 064001600005

Niko Putra
NIM: 065001600008

Yusuf Alvino Riondi     
NIM: 064001600014


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017

Teori Percobaan

Mail server adalah server yang memungkinkan pengguna (user) untuk dapat mengirim dan menerima surat elektronik  atau e-mail satu sama lain dalam stu jaringan atau dengan internet.
layanan ini menggunakan arsitektur client-server, Artinya ada aplikasi client mengakses server email. Protocol yang umum digunakan adalah protocol SMTP (SIMPLE MAIL TRANSFER PROTOCOL), pop3 (post office protocol v3) imap smtp digunakan sebagai setandar untuk menampung data mendistribusikan email. sedangkan pop3 dan imap digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote.
sedangkan web mail server adalah sarana yang memungkinkan user dapat mengakses e-mail melalui web
dalam kata lain web mail server adalah interfaces dengan kata lain sebuah e-mail yang berada di dalam web sehingga jika membuka e-mail tersebut kita harus membuka web terlebih dahulu dengan koneksi internet dan ini berbasis web.
Protokol Pada Mail Server, Protokol yang umum digunakan antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email. POP3 (Post Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail Application Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server tetapi cukup menguhubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protocol POP3 dan IMAP.
SMTP Server : Saat anda mengirimkan email maka email anda akan ditangani SMTP Server dan akan dikirim ke SMTP Server tujuan, baik secara langsung maupun melalui beberapa SMTP Server dijalurnya. Apabila server tujuan terkoneksi maka email akan dikirim, namun apabila tidak terjadi koneksi maka akan dimasukan ke dalam queue dan di resend setiap 15 menit, apabila dalam 5 hari tidak ada perubahan maka akan diberikan undeliver notice ke inbox pengirim.
POP3 Server : Jika menggunakan POP3 Server, apabila kita akan membaca email maka email pada server di download sehingga email hanya akan ada pada mesin yang mendownload email tersebut (kita hanya bisa membaca email tersebut pada device yang mendownload email tersebut).
IMAP Server : Jika menggunakan IMAP Server, email dapat dibuka kembali lewat device yang berbeda.





CARA PERCOBAAN

  1. Instal debian dan masuk sebagai root

  1. Setting file Interfaces yang berada di etc/network/interfaces

  1. Kita coba ping IP yang telah kita buat

  1. Selanjutnya install bind9
  2. Setting konfigurasi file named.conf.local yang berada di etc/bind/named.conf.local


  1. Setting file domain, yang berada di etc/bind/domain

  1. Setting file ip, yang berada di etc/bind/ip

  1. Uji IP dan domain dengan nslookup

  1. Kemudian install postif dan postfix pada debian kita
  2. Kemudian install courier-imap dan courier-pop

  1. Kemudian konfigurasi postfix dengan perintah, dpkg reconfigure postfix atau secara manual kita bisa mengkonfigurasikan nya melalui file main.cf yang terletak di etc/postfix/main.cf

  1. Buat user email baru dengan mengetikan perintah adduser NamaUser

  1. Kita install squirrelmail pada debian kita
  2. Lalu konfigurasikan file apeche2.conf yang terletak di etc/apache2/apache2.conf

  1. Lalu konfigurasi file apache.conf yang terletak di etc/squirrelmail/apache.conf

  1. Terakhir kita tes domain mail dengan mengetikan lynx mail kita

  1. Setting IP dan DNS pada Virtualbox


  1. Kita tes kirim-pengiriman e-mail dibrowser kita

Kesimpulan
Mail server adalah server yang memungkinkan pengguna (user) untuk dapat mengirim dan menerima surat elektronik  atau e-mail satu sama lain dalam stu jaringan atau dengan internet.
layanan ini menggunakan arsitektur client-server, Artinya ada aplikasi client mengakses server email. Protocol yang umum digunakan adalah protocol SMTP (SIMPLE MAIL TRANSFER PROTOCOL), pop3 (post office protocol v3) imap smtp digunakan sebagai setandar untuk menampung data mendistribusikan email. sedangkan pop3 dan imap digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote.
    Mail server berfungsi sebagai pengatur atau penerima dan penyalur respon atas email yang masuk. Tak hanya itu fungsi utama dari program ini adalah sebagai aplikasi yang digunakan untuk menginstal email. Oleh karena itu aplikais ini sangat penting karena akan mengatur jalannya email dan merespon setiap email yang masuk.

Pada dasarnya ada dua cara kerja program ini. pertama, proses pengiriman email akan melewati tahapan yang agak panjang. saat email dikirim karena email akan disimpan pada server utama atau email server itu sendiri berdasarkan tujuan email akan dikirimkan kemana. Umumnya file ini berisi informasi yang dimana sumber tujuan, serta adanya waktu pengiriman. Nah saat kamu sebagai user membaca email berarti user telah mengakses server email tersebut dan membaca email yang tersimpan pada server yang di tampilkan pada browser pengguna.

Untuk melihat video, klik disini.

Jumat, 10 Maret 2017

Tugas Organisasi Komputer dan Sistem Operasi 3: Pengenalan Hardware




Disusun Oleh Kelompok B :
Dwiky Semuel
NIM: 064001600018
Muhammad Iqbal
NIM: 064001600005
Niko Putra
NIM: 065001600008
Yusuf Alvino Riondi     
NIM: 064001600014

Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017


1. Sebutkan perbedaan motherboard mATX dan ATX!

-ATX memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan mATX. Sehingga akan ada banyak ruang di dalam casing, dan secara otomatis sirkulasi udaranya pun banyak sehingga suhu komputer tidak akan cepat panas.
-mATX pada umumnya memiliki ukuran 244 x 244 mm, ukuran ini lebih kecil jika dibandingkan dengan motherboard ATX (ukuran 305 x 244 mm). mATX juga bisa dipasang di casing ATX selama casing tersebut support dengan mATX juga.


2. Sebutkan perbedaan memori DDR 3 dan DDR 4!

-DDR4 sedikit lebih mahal dari DDR3 dari kapasitas yang sama.
-DDR4 dapat bekerja dengan voltase 1,35V, untuk DDR3 Low Power bekerja di 1,5V. Tetapi dalam perkembangannya, DDR4 akan bekerja lebih hemat power bahkan sampai 1,2V dan 1.05V.
-Chip DDR4 memiliki kerapatan lebih besar, mencapai 16Gb atau 2Gb perchip. 2 kali lebih banyak kapasitas RAM dibanding DDR3.


3. Apa yang dimaksud dengan SLI dan crossfire!

-SLI (Scan Leave Interface) adalah teknologi yang membuat banyak GPU (Graphics Processing Units) bekerja bersamaan pada 1 output.
-Crossfire adalah konfigurasi nulti video card dari AMD/ATI. Crossfire pada video cardsnya tidak memerlukan GPU yang sama. Tetapi ada limitasi ketika memakai kedua GPU tersebut.


4. Jelaskan fungsi server:
    - Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP).
    - Domain Name Server (DNS).
    - File Transfer Protocol  (FTP).
    - HTTP.
    - Email.

-Fungsi DHCP server adalah memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request. 
-Fungsi DNS server untuk menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address.
-Fungsi FTP untuk memberikan layanan tukar menukar file apabila mendapatrequest  dari FTP client.
-Fungsi HTTP untuk mengakses Web Browser pada jaringan yang sudah dibuat.
-Fungsi Email untuk mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email.


5. Jelaskan fungsi router dan server!

-Router adalah sebuah  alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
-Server bisa di kategorikan dalam beberapa jenis, seperti: server aplikasi (application server), server data (data server) maupun server proxy (proxy server). Server aplikasi adalah server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client, server data sendiri digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan client secara langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi. Proxy server untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.


6. Apa perbedaan antara DHCP dan DNS?


DHCP merupakan server yang memungkinkan sebuah perangkat jaringan membagi konfigurasi IP Address kepada komputer-komputer user yang membutuhkan, sedangkan DNS merupakan server yang menerjemahkan nama Domain menjadi deretan angka IP.

Kamis, 09 Maret 2017

Laporan 3: Jarkom: Fungsi (Server) dari DHCP, DNS, HTTP, FTP, dan E-mail

Praktikum 3: Fungsi Server





Disusun Oleh Kelompok B :
Dwiky Semuel
NIM: 064001600018
Muhammad Iqbal
NIM: 064001600005
Niko Putra
NIM: 065001600008
Yusuf Alvino Riondi
NIM: 064001600014

Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017

I.                  Judul Praktikum: Fungsi Server

II.                Tujuan Praktikum
Tujuan praktikum ini agar kita dapat mengatur dan membuktikan lima fungsi server pada aplikasi Cisco Packet Tracer.

III.           Elemen Kompetensi
1. Deskripsi : Mengatur dan membuktikan fungsi server DHCP, DNS, FTP, HTTP, dan EMAIL.
2. Kompetensi Dasar : Dapat mengatur dan membuktikan fungsi server DHCP, DNS, FTP, HTTP, dan EMAIL.

Langkah-langkah untuk membuktikan lima fungsi server:
1. Buka CPT (Cisco Packet Tracer)
2. Buat sebuah topologi dengan mengambil sebuah router, server, dan beberapa buah PC yang dihubungkan dengan sebuah kabel seperti gambar dibawah ini. 




3. Atur konfigurasi server dan router




A.   DHCP
1. Klik server, kemudian pilih services. Lalu, klik DHCP.
2. “ON” DHCP kemudian tuliskan default gateway dan DNS server nya. Lalu klik save.


3. Setelah selesai mengkonfigurasi, kita bisa melihat dari setiap PC bahwa ip address sudah otomatis diberikan ke setiap PC.




B. DNS
1. Klik server, kemudian pilih services. Setelah itu klik DNS.
2. “ON” kan DNS service. Klik add kemudian isi nama yang anda inginkan dan ip address server. Lalu klik save. 






3. Anda dapat melihat hasil DNS pada web browser dengan mengetikkan “http://kelompokb.com




C. HTTP
1. Klik server, pilih services, klik HTTP
2. ON kan HTTP dan HTTPS.
3. Di dalam HTTP anda bisa mengedit kalimat yang ingin anda tampilkan dalam web browser tadi. 








D. FTP
1. ON kan FTP. Kemudian isi username dan password. Lalu klik Add





2. Lalu buka server, pilih tab desktop, klik command prompt. Kemudian masukkan username dan password. Anda dapat melihat isi direktori dengan menggunakan ftp ini.





E. EMAIL




1. ON kan EMAIL, kemudian isi domain name, lalu klik set.
2. Setelah itu, klik “+” lalu isi username dan password. 




3. Setelah itu, anda dapat saling mengirim email ke teman anda.






 IV. TEORI SINGKAT


Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco. Cisco Packet Tracer memiliki beberapa server dan server tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-beda.

Server merupakan suatu bagian terpenting dari sebuah jaringan. Suatu jaringan komputer dengan banyak komputer memerlukan suatu server yang bertugas untuk menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh client.

V.  LAB SET UP
Adapun yang diperlukan dalam melakukan praktikum ini adalah :
- PC
- Software Cisco Packet Tracer


VI. TABEL CHECK LIST

No.
Elemen Kompetensi
Check List
1
Mengatur dan membuktikan fungsi server DHCP


ü
2
Mengatur dan membuktikan fungsi server DNS
ü
3

Mengatur dan membuktikan fungsi server FTP
ü   
4
Mengatur dan membuktikan fungsi server HTTP
ü  
5
Mengatur dan membuktikan fungsi server EMAIL.
ü


VII. KESIMPULAN
Praktikum diatas telah membuktikan fungsi-fungsi server pada Cisco Packet Tracer. Server dapat memberikan IP yang sudah kita tetapkan secara otomatis kepada client. Lalu, client tersebut dapat mengakses web server dengan http dan client dapat mengakses nama domain server. Selain itu, client dapat mentransfer data atau menerima data email yang sudah dikonfigurasi.